Jumat, 11 Februari 2022

Budaya Hidup Sehat Kelas 6

Diacara televisi bertajuk kriminal, sering kita melihat  penyalahgunaan narkoba. Baik sebagai pemakai, pengedar, dan pemroduksi. Dari mulai orang biasa  hingga para artis yang mengkonsumsi narkoba ini. Walaupun sudah banyak kasus yang mengakibatkan kematian pada penggunanya, namun pengguna narkoba ini masih tidak jera untuk mengkonsumsinya. 

A. Mengenal Bahaya Narkoba. 

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat berbahaya. Selain itnarkoba, istilah lain yang diperkenalkan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah NAPZA, yaitu singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Istilah-istilah ini sebenarnya mengacu pada sekelompok zat yang mempunyai resiko tinggi bagi kesehatan. 
Narkoba atau NAPZA adalah bahan atau zat yang apabila masuk kedalam tubuh akan mempengaruhi tubuh, terutama pada susunan syaraf pusat/otak sehingga jika disalahgunakan pemakaiannya akan menyebabkan gangguan fisik, psikis atau jiwa, dan fungsi sosial. Oleh karena itu pemerintah memberlakukan undangan (UU) untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, yaitu UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan UU No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika. 
Efek dari pemakai  narkoba tersebut antara lain tubuh menjadi kecanduan akibat zat yang a dalam narkotika tersebut. Bila tidak mengkonsumsi, maka tubuh akan lemas, tidak bergairah pada aktivitas sehari-hari, dan penurunan berat badan. Jika kecanduannya sudah parah, pemakai narkoba tersebut akan mengalami sakit yang luar biasa, dan hal ini sering disebut dengan istilah sakaw.
Bahaya lainnya dari mengkonsumsi narkoba adalah overdosis (OD). Hal ini diakibatkan karena pemakaian narkoba yang melebihi batas kemampuan daya tahan tubuh. Overdosis dapat berakibatkan kematian. Pengguna narkoba juga dapat dengan mudah terkena penyakit berbahaya yang mematikan, seperti HIV/AIDS.

B. Jenis-jenis Narkoba. 

1. Ganja
Ganjar berasal dari tanaman yang disebut kanabis sativa dan kanabis indica yang dikeringkan. Ganjar ini berbentuk daun kering berwarna cokelat yang dipotong-potong kecil dan digukung, mirip dengan tembakau. Dengan memakai ganja ini, seseorang dapat berhalusinasi atau berkhayal yang tidak jelas tujuannya. 
2. Heroin
Heroin adalah salah satu bentuk obat bius. Bentuknya berupa bubuk putih, butiran, tepung, dan cairan. Obat ini sangat keras dan kuat pengaruhnya dalam memperdaya penyalahgunaannya, baik fisik maupun mental.
3. Kokain
Kokain adalah zat yang diambil dari pohon kalo atau tanaman belukar yang berbentuk serbuk putih. 
4. Ekstasi
Ekstasi adalah nama lain dari methylenedioxymethamphelami yang disingkat , dan biasa disebut dengan sebutan "inex".
5. Shabu-shabu
Shabu-shabu adalah nama dari methamphetamine. Jenis narkoba ini kristal dan tidak mempunyai warna dan tidak berbau.

C. Gejala-gejala Pemakaian Narkoba

1. Fisik
~ Berat badan turun drastis. 
~ Mata terlihat cekung dan merah, muka pucat, dan bibir kehitam-hitaman. 
~ Tangan penuh dengan bintik-bintik merah, seperti bekas gigitan nyamuk dan ada tanda bekas luka sayatan, goresan, dan perubahan warna kulit ditempat bekas suntikan. 
~ Buang air besar dan kecil kurang lancar. 
~ Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas. 
2. Emosi
~ Sangat sensitif dan cepat bosan. 
~ Bila ditegur atau dimarahi, dia malah menunjukkan sikap membangkang. 
~ Emosinya naik turun dan tidak ragu untuk memukul orang atau berbicara kasar terhadap anggota keluarga atau orang disekitarnya.
~ Nafsu makan tidak menentu. 
3. Perilaku
~ Malas dan sering melupakan tanggung jawab dan tugas-tugas rutinnya. 
~ Menunjukkan sikap tidak peduli dan jauh dari keluarga. 
~ Sering bertemu dengan orang yang tidak dikenal keluarga, pergi tanpa pamit dan pulang lewat tengah malam. 
~ Suka mencuri uang dirumah, sekolah, ataupun tempat pekerjaan dan menggadaikan barang-barang berharga dirumah. 
~ Selalu kehabisan uang. 
~ Waktunya dirumah kerap kali dihabiskan dikamar tidur, kliset, gudang, ruang yang gelap, kamar mandi, atau tempat-tempat sepi lainnya. 
~ Sering batuk-batuk dan pilek berkepanjangan, biasanya terjadi pada saat  putus zat.
~ Sering berbohong dan ingkar janji dengan berbagai macam alasan. 
~ Mengalami jantung berdebar-debar. 
Sering menguap. 
~ Mengeluarkan keringat berlebihan. 
~ Sering mengalami mimpi buruk. 
~ Mengalami nyeri kepala. 
~ Mengalami nyeri/ngilu sendi-sendi. 

D. Cara Menghindari Bahaya Narkoba

1. Perlunya pendidikan dan penyuluhan Narkoba sejak dini. 
2. Jangan pernah mencoba-coba walaupun sedikit, karna sekali mencoba akan menjadi ketagihan atau kecanduan. 
3. Sayangilah dan patuhlah kepada orang tuamu. 
4. Berhati-hatilah dalam memilih teman dalam bergaul. 
5. Bentengi diri dengan iman dan takwa pada Tuhan Yang Maha Esa. 

Senin, 07 Februari 2022

Kebugaran Jasmani Kelas 6

Kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang dalam melakukan aktivitas keseharian tanpa mengalami kelelahan yang berarti, dan masih mempunyai cadangan sisa tenaga untuk melakukan aktivitas lain. 
Komponen-komponen yang menentukan kebugaran jasmani antara lain adalah :
1. Daya tahan jantung, paru-paru, dan peredaran darah. 
2. Komposisi tubuh. 
3. Kekuatan dan daya tahan otot. 
4. Kelenturan sendiri dan otot. 

A. Cara - Cara Meningkatkan Daya Tahan Jantung, Paru-paru, dan Peredaran Darah.
 
1. Lari Secara Terus Menerus. 
Lari secara terus menerus sangat berguna untuk memperbaiki keadaan tetap atau keseimbangan antara pengeluaran tenaga, pengambilan zat asam selama latihan berlangsung. 
2. Lari Dengan Kecepatan dan Jarak Yang Bervariasi. 
Lari dengan kecepatan dan jarak yang bervariasi ini sangat berguna untuk memperlancar atau memperbaiki ketahanan organ-organ tubuh dan bagian2 lain dari tubuh. 
3. Lari Fartlek. 
Lari Fartlek sangat berguna untuk membangun, mengembalikan atau memelihara kondisi tubuh seseorang. 
4. Lari Dibukit - Bukit
Lari dibukit-bukit bertujuan untuk mendapatkan otot-otot yang kuat. 
B. Cara - Cara Meningkatkan Kekuatan Otot
1. Push Up.
Bertujuan untuk melatih kekuatan otot lengan dan bahu. 
2. Sit up. 
Bertujuan untuk melatih kekuatan otot perut. 
3. Back Up. 
Bertujuan untuk melatih kekuatan otot punggung dan otot perut. 
4. Squat Jump. 
Bertujuan untuk melatih otot tungkai dan pinggul. 
C. Cara Meningkatkan Kelenturan. 
1. Latihan Kelenturan Dinamis. 
Merupakan pola pergerakan ayunan dari putaran sederhana.
2. Latihan Kelenturan Statis. 
~ Kelenturan statis leher. 
~ Kelenturan statis jari dan pergelangan tangan. 
~ Kelenturan statis siku. 
~ Kelenturan statis bahu. 
~ Kelenturan statis batang tubuh. 
~ Kelenturan statis tungkai/punggung.
~ Kelenturan statis pergelangan kaki, tungkai, dan pugung duduk lurus. 
~ Kelenturan punggung dan tungkai. 

D. Manfaat Kebugaran Jasmani
~ Terhindar dari penyakit jantung. 
~ Dapat terhindar dari resiko diabetes. 
~ Terhindar dari hipertensi. 
~ Menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. 
~ Terhindar dari resiko kanker. 
~ Terhindar dari osteoporosis (tulang keropos). 
~ Meningkatkan mood (suasana hati). 
~ Dapat meningkatkan energi. 
~ Mencegah Insomnia. 
~ Terhindar dari kegemukan. 
~ Meningkatkan kecerdasan otak. 
~ Mencegah penuaan dini. 
~ Mengatasi depresi. 
~ Terhindar dari kelelahan.
~ Meningkatkan kesehatan tubuh. 

Minggu, 06 Februari 2022

Atletik ( Tolak Peluru) Kelas 6

Tolak peluru adalah salah satu cabang olahraga lempar dalam atletik yang dilakukan dengan cara menolak atau mendoronh peluru atau bola yang terbuat dari logam sejauh mungkin dari titik lempar menuju titik pendaratan dengan menggunakan teknik tertentu. 
Ada dua faktor yang menentukan dalam olahraga tolak peluru, yaitu postur tubuh atlet dan penguasaan tekniknya. 
Dalam tolak peluru terdapat beberapa teknik dasar, yaitu teknik memegang peluru, teknik meletakkan peluru pada bahu, dan teknik menolak peluru. 

Teknik - Teknik  Tolak Peluru
1. Teknik Memegang Peluru
a. Peluru diletakkan pada pangkal jari-jari telapak tangan dengan jari-jari terbuka. 
b. Peluru ditelapak tangan kemudian diletakkan didepan bahu, siku diangkat setinggi bahu. 
2. Teknik Tolakan Tanpa Awalan
a. Setelah memegang peluru dengan benar, badan berada dalam lingkaran tepat dibelakang balok tolakan. 
b. Badan menghadap ke kanan sehingga arah tolakan ada di samping kiri. 
c. Kaki kanan diLangkahkan kesamping kanan satu langkah, tangan kiri diangkat setinggi bahu, siku  dan jari-jari tangan dilemaskan. 
d. Badan direbahkan kesamping kanan sehingga berat badan bertumpu dikaki kanan, lutut kanan ditekuk (setengah jongkok), siku kanan mendekati lutut kanan.
e. Lutut kanan diluruskan dengan menolak sekuat-kuatnya pada tanah, putar badan kearah tujuan tolakan, kemudian mendorong (menolak) peluru dengan tangan sekuat-kuatnya kearah depan. 
3. Teknik Tolakan Dengan Awalan
a. Gaya menyamping ( Orthodox ) 
- Peluru dipegang dengan cara yang benar, badan ditempatkan dalam lingkaran tempat disamping busur bagian belakang, badan menyamping kearah tujuan tolakan, daerah tolakan ada disebelah kiri. 
- Pikiran berkonsentrasi, berat badan ditumpukan dikanan, kaki kiri diayun-ayun kedepan dan belakang. 
- Badan direndahkan, bahu kanan mendekati lutut kanan, kemudian bergeser dengan cepat kedepan. 
- Kaki kiri menuju balok tolakan, diikuti oleh kaki kanan yang menggeser ke depan. 
- Pada saat kedua kaki menyentuh tanah, segera dilanjutkan dengan tolakan kaki kanan dengan meluruskan lutut disertai dengan memutar badan kearah tolakan, tangan mendorong atau menolak peluru kearah depan. 

b. Gaya Membelakangi ( O'Brien) 
- Peluru dipegang dengan tangan kanan dan diletakkan pada pangkal leher. 
- Sikap permulaan berdiri membelakangi arah tolakan, kaki kanan didepan, lutut ditekuk, kaki kiri agak lurus berpijak pada ujung kaki, berat badan sebagian besar bertumpu pada kaki , tangan kiri diangkat lurus keatas. 
- Secara bersamaan badan dicondongkan kedepan, kaki kiri diangkat keatas hampir datar dengan tanah. Lengan kiri ditekuk sehingga paha kanan hampir menyentuh dada, kaki kiri segera dijejakkan kebelakang disertai dengan tolakan kaki kanan kebelakang, badan memutar kedepan kearah tujuan tolakan. 
- Tangan kanan menolak peluru dengan kuat kearah depan. 
- Gerakan diakhiri dengan melompat kan kaki kanan kedepan dan menarik kaki kiri kebelakang, hal ini dilakukan untuk menghabiskan seluruh tenaga kearah tolakan. 

Sabtu, 05 Februari 2022

Atletik ( Lompat Jauh Gaya Jongkok) Kelas 6

Gerakan lompat jauh terdiri atas gerakan adalah, menolak, melompat, melayang dan mendarat di bak pasir, dan kaki yang digunakan untuk menumpu adalah kaki yang terkuat. 
Tujuan dalam perlombaan lompat jauh adalah memperoleh jarak lompatan sejauh-jauhnya, dan olahraga ini membutuhkan perpaduan antara kecepatan, kekuatan, dan keseimbangan. 
Lompat jauh terbagi menjadi 3 macam gaya yang dipertandingkan, yaitu lompat jauh gaya jongkok, lompat jauh gaya jalan diudara, dan lompat jauh gaya menggantung. 

1. Gerakan Awalan
a. Lompat jauh diawali dengan gerakan berlari dengan cepat pada lintasan lurus yang biasanya berjarak antara 35 hingga 45 meter. 
b. Untuk mencapai lompatan yang maksimal, usahakan untuk lari secepat-cepatnya hingga mencapai pada  untuk melakukan tumpuan tanpa harus merubah kaki mana yang akan digunakan sebagai tumpuan. 
c. Semakin cepat anda berlari, maka semakin cepat pula daya dorong tubuh ketika melakukan lompatan, sehingga awalan yang bagus juga akan mempengaruhi jarak dan jangkauan lompatan. 
2. Tumpuan dan tolakan
a. Tumpuan atau tolakan dalam lompat jauh adalah gerakan dimana satu kaki digunakan untuk menumpu dan memberikan tenaga agar tubuh bisa melayang di udara. 
b. Ketika melakukan tumpuan dalam lompat jauh, sudah disediakan balok tumpuan yang biasanya berwarna putih agar lebih mudah untuk dilihat. 
c. Pada saat akan melakukan gerakan menolak pada balok tumpuan, usahakan mendorong tubuh maju kedepan sehingga lesatan lompatan juga akan semakin jauh. 
3. Gerakan Melayang
a. Setelah melakukan tumpuan, secara otomatis tubuh kita akan melayang di udara, karena adanya kekuatan yang mendorong keatas, ditambah lagi dengan dorongan yang dilakukan saat melakukan awalan yang membuat tubuh kita melayang dan tersoronh kedepan, sehingga membuat sebuah jarak lompatan yang jauh. 
b. Ketika melayang di udara, sikap badan seperti layaknya orang jongkok, dengan tangan luru kedepan. 
c. Ketika di udara, usahakan untuk menyeimbangkan tubuh dan bersiap untuk melakukan pendaratan. 
4. Gerakan Mendarat
a. Setelah melesat dan melayang di udara, kita harus bersiap untuk segera melakukan pendaratan. 
b. Saat mendarat, kita hanya tinggal meneruskan gerakannya saja, karena ketika melayang tubuh kita sudah mengambil sikap jongkok, dan tangan ketika mendarat juga masih tetap didepan, agas disaat mendarat tetap seimbang.
c. Setelah berhasil melakukan pendaratan, usahakan untuk menyeimbangkan badan agar jangan sampai pantat kita menyentuh pasir, karena jarak yang dihitung menurut peraturan adalah jarak terdekat area yang kita sentuh. 

Jumat, 04 Februari 2022

Atletik ( Lari jarak pendek) Kelas 6

Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lari, lomapat dan lempar. Atletik merupakan induk dari semua cabang olahraga. Induk organisasi untuk olahraga atletik di Indonesia adalah PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia). 

Teknik Star Lari Jarak Pendek ( Sprint) 
1. Siapa Awal Jongkok (Bersedia) 
a. Letakkan lutut kaki kanan disamping ibu jari kaki kiri dengan jarak kira-kira satu kepalan tangan, badan tegak, paha lurus (antara paha dan tungkai bawah kira-kira membentuk sudut 90 derajat). 
b. Tangan menapak ketanah dengan posisi lengan lurus sejajar dengan bahu, ibu jari tangan dibuka kedalam, hingga telunjuk dengan ibu jari tangan membentuk huruf V. 
c. Jatuhkan badan kedepan dan letakkan jari-jari tangan hampir segaris sejajar dengan garis star, kedua lengan tetap lurus, berat badan hampir seluruhnya berada pada kedua tangan, leher lemas dan pandangan kedepan bawah kira-kira 1-1,5 meter kedepan.
2. Persiapan ( Siap)
a. Angkat pinggul keatas hingga pantat lebih tinggi dari pada pundak. 
b. Lutut kaki depan kira-kira berbentuk sudut 90 derajat dan kaki belakang atau kaki kanan 120 derajat. 
3. Pelaksanaan ( Ya) 
a. Kedua tangan tetap lurus, leher tetap lemas dan kepala mengikuti gerakan pinggul dan badan. 
b. Saat mulai berlari, tolak kan kaki kanan pada start balok, pertahankan kecondongan badan saat lari hingga kurang lebih sampai pada jarak 20 meter, ikuti irama lari dengan teknik yang sebenar-benarnya sampai garis finish. 

Rabu, 02 Februari 2022

Permainan Tenis Meja Kelas 6

 A. Sejarah Permainan Tenis Meja

Tenis meja merupakan salah satu permainan yang menggunakan bola kecil. Tenis meja juga dikenal dengan sebutan ping-pong. Permainan tenis meja bermula pada tahun 1880-an di Negara Inggris. Permainan ini berasal dari permainan tenis kuno dengan nama Gossima dan Whiff-Whaff.

Permainan tenis meja dapat dimainkan dalam bentuk tinggal (satu lawan satu) atau ganda (dua lawan dua). Sistem pertandingan tenis meja dapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu, sistem gugur, sistem kompetisi dan sistem setengah kombinasi. 

Pertandingan tenis meja paling sedikit terdiri dari 3 game atau set, pemain yang terlebih dahulu menang 2 game adalah pemain yang memenangkan pertandingan. Sedangkan angka dalam 1 game (set) dalam pertandingan tenis meja adalah sebelas poin. Jika angka sering 10-10, maka dilanjutkan dengan pencarian hingga terjadi perbedaan 2 angka atau poin. 

B. Peralatan Tenis Meja

1. Meja

Meja tenis meja berbentuk persegi panjang dengan panjang 2,47 meter, lebar 1,525 meter, tinggi 76 centimeter, dan seluruh tepi permukaan meja diberi garis putih serta garis tengah.

2. Net

Net berfungsi untuk membagi dua bagian meja yang sama, dengan tinggi 15.25 cm, dan jarak net dengan garis tepi meja 15,25 cm. 

3. Bola

Berat bola tenis meja adalah 2,7 gram dan berdiameter 40 mm. 

4. Bet atau Raket

Bahan untuk membuat bet atau raket terdiri dari kayu dan karet. 


C. Teknik Dasar Permainan Tenis Meja

1.  atau cara memegang bed

a. Shakehand grip

Shakehand grip adalah pegangan bed Seperti kita bersalaman (berjabat tangan). 

b. Penhold 

Penhold grip adalah pegangan bed seperti  pena. 


2. Stance

Stance berarti posisi , badan dan tangan pada saat siap menunggu bola atau memukul bola. 

3. Pukulan atau Stroke

Teknik memukul bola dalam permainan Tenis meja antara lain, yaitu :

a. Servis

Servis adalah teknik memukul bola untuk menyajikan bola pertama kedalam permainan. 

b. Push

Push adalah teknik memukul bola dengan gerakan mendoronh

c. Spin

Spin adalah teknik memukul bola agar bola berputar. 

d. Chop

Chop adalah teknik memukul bola dengan gerakan seperti menebang pohon dengan kapak. 

e. Drive

Drive adalah teknik memukul bola dengan cara bola dipukul dengan keras mendatar. 

f. Lob

Lob adalah teknik memukul bola dengan cara bola dipukul melambung. 

g. Smash

Smash adalah teknik memukul dengan cara bola dipukul dengan keras dan tajam

Permainan Bola Basket Kelas 6

 Bola Basket

A. Pengenalan Bola Basket

Bola Basket adalah permainan yang berasal dari negara Amerika Serikat. Permainan ini diciptakan oleh Dr. James A. Naismith pada tahun 1891.

Bola basket adalah suatu permainan bola besar  yg dimainkan menggunakan tangan, yang terdiri dari dua regu atau tim yg saling berlawanan, yang masing-masing regu atau tim nya terdiri dari lima orang pemain.

Permainan ini bertujuan untuk mencari nilai atau angka sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola kedalam keranjang atau ringring dan mencegah lawan untuk mendapatkan angka atau nilai. Bola dapat dimainkan menggunakan tangan, dengan cara mendorong bola, memukul bola dengan telapak tangan terbuka, melemparkan bola atau menggiring bola ke segala penjuru di dalam lapangan permainan dan memasukkan bola kedalam keranjang atau ring Basket. 

Bentuk lapangan bola basket adalah persegi panjang yang berukuran panjang 28 meter dan lebarnya 15 meter. Lantainya terbuat dari kayu atau beton, dan harus ditandai dengan garis-garis batas yang jelas. 


B. Teknik Dasar Bola Basket

1. Teknik Melempar dan Menangkap Bola

Istilah melempar mengandung pengertian mengoper bola, sedangkan menangkap bola berarti menerima bola. Kegiatan melempar dan menangkap bola ini dapat dilakukan silih berganti secara berpasangan dan biasanya disebut dengan operan. Operan merupakan teknik dasar yang pertama, sebab dengan operan para pemain dapat melakukan gerakan untuk mendekati ring basket dan kemudian melakukan tembakan kearah ring basket. 

Macam-macam lemparan atau operan pada permainan bola basket, antara lain :

a) Lemparan dengan dua tangan setinggi dada (Chest Pass)

 Lemparan dengan dua tangan setinggi dada adalah operan yang dilakukan untuk jarak dekat, dan merupakan operan yang paling sering dilakukan dalam suatu permainan bola basket. 


b) Lemparan dua tangan diatas kepala (Over Head Pass) 

Operan ini dilakukan dengan posisi bola berada di atas kepala lalu melemparkannya secara lurus atau melengkung. Teknik ini berguna untuk mengoper jarak jauh, terutama ketika Kita sedang terdesak dan harus melempar bola melewati pertahanan tim lawan.

Cara melakukan teknik ini adalah dengan memegang bola memakai kedua tangan. Tangan diangkat sampai bola berada di atas kepala, setelah itu baru lakukan lemparan menuju target yang diinginkan.


c) Lemparan dua tangan dengan pantulan (Bounce Pass)

Lemparan dua tangan dengan pantulan atau bounce pass adalah lemparan bawah yang dilakukan dengan dengan kedua tangan dengan cara memantulkan bola ke lantai. 

Teknik ini berguna untuk mengoper bola jarak pendek dan bisa mengecoh lawan. Caranya, pemain memantulkan bola ke bawah (lantai) dan mengarah ke teman satu timnya. Bola yang memantul tersebut nanti bisa langsung ditangkap oleh pemain lain.


2. Teknik Menggiring Bola (Dribbling) 

Menggiring bola (dribbling) adalah usaha membawa bola ke depan dengan memantulkan bola ke lantai. Posisi berdiri dengan sikap melangkah, badan condong ke depan. Berat badan bertumpu pada kaki depan. Doronglah bola ke lantai menggunakan telapak tangan dengan sumber gerakan pada siku. Pantulkan bola sebatas pinggang, pandangan ke arah bola.Dribbling dilakukan dengan sikap berdiri, berjalan atau berlari, dan dapat dilakukan dengan menggunakan tangan kanan atau tangan kiri.

Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi dua:

a) Menggiring bola rendah, bertujuan untuk melindungi bola dari lawan;


b) Menggiring bola tinggi, untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan


3. Teknik Menembak Bola (Shooting)

Shooting merupakan salah satu gerakan inti pada olahraga bola basket. Gerakan ini bertujuan untuk mengarahkan bola langsung menuju ring lawan serta mencetak poin bagi tim. Untuk melakukan shooting bisa menggunakan satu atau dua tangan. Ada beberapa gerakan shooting yang bisa dilakukan saat permainan basket, mulai dari set shoot, jump shoot, lay-up shoot, hingga slam dunk.


4. Teknik Dasar Bertumpu Satu Kaki (Pivot)

Gerakan Pivot adalah berputar ke segala arahdengan bertumpu pada salah satu kaki (kaki poros) pada saat pemain tersebut menguasai bola. Sedangkan kaki yang dipindahkan dapat melewati depan atau melewati belakang. Gerakan pivot beruna untuk melindungi bola dari perebutan pemain lawan, untuk kemudian bola tersebut dioperkan kepada temannya atau untuk melakukan tembkan. Pemain yang jangkung yang dipasang di sekitar basket harus mahir melakukan pivot sehingga dapat dengan mudah menentukan timing untuk menembak.